Thursday, May 28, 2009

Step by step Menyusun Marketing Plan

. Thursday, May 28, 2009

Menjelang akhir tahun, para marketer biasanya disibukkan dengan penyusunan Marketing Plan. Meskipun kelihatanya mudah, namun untuk menentukan peramalan terhadap masa yang akan datang tidak semudah yang dibayangkan. Seorang marketer harus bisa memasukkan asumsi-asumsi yang diprediksi di masa mendatang. Jadi tidak hanya sekedar mengisi dengan angka-angka saja, tetapi memerlukan analisis terhadap situasi lingkungan dan internal perusahaan.

Untuk membuat marketing plan yang baik maka Anda perlu mengikuti beberapa tahapan-tahapan secara sistemastis. Memang tidak ada standar mengenai tahapan-tahapan dalam penyusunan Marketing Plan ini, karena setiap Marketing Plan perusahaan adalah unik sehingga Anda harus menyesuaikan rencana Anda dengan kebutuhan-kebutuhan Anda.

Namun secara umum, ada komponen-komponen yang tidak boleh Anda lewatkan. Sebuah marketing plan seharusnya selalu mempunyai analisis situasi, strategi marketing, sales forecast dan budget/ anggaran.

Langkah 1 : Analisis situasi.
Sebelum menetapkan sasaran, Anda perlu melakukan analisis terhadap faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kegiatan perusahaan. Biasanya, analisis ini meliputi analisis makro dan analisis mikro. Analisis makro biasanya meliputi analisis SLEPT yaitu Social, Legal, Economic, Political, dan Technological. Sedangkan analisis mikro meliputi analisis Company, Customer, dan Competitor. Analisis Company meliputi analisis kapabilitas perusahaan, analisis Customer meliputi market forecast, segmentasi, informasi tentang perilaku pelanggan dan analisa kebutuhan pasar. Sedangkan analisis persaingan menyangkut kegiatan pesaing.

Langkah ke-2 : Analisis SWOT
Analisis SWOT menyangkut 4 hal yaitu Strengh, Weakness, Opportunity, dan Threat. Analisis ini untuk menjawab pertanyaan “Where are we now?” sehingga dapat menyiapkan sasaran pemasaran lebih tepat.

Langkah ke-3 : Membuat Marketing Strategy
Langkah ini paling tidak memuat statement misi, objective dan focus strategy meliputi segment focus dan product positioning. Contoh misi perusahaan adalah untuk menjadi produsen air mineral yang terkemuka. Ini adalah tujuan kualitatif. Sasaran secara kuantitatif (objective) dilakukan dengan memuat tujuan berupa angka-angka seperti target yang ingin dicapai, pertumbuhan, market share dan lain-lain. Strategi ini sering dimuat dalam istilah STP (Segmentation, Targeting, dan Positioning). Strategi pemasaran sering juga diwujudkan dengan taktik pemasaran yang meliputi 4P yaitu Product, Price, Place dan Promotion).
Strategi ini kemudian diwujudkan dalam berbagai program pemasaran, yang biasanya meliputi kegiatan promosi, distribusi, dan lain-lain.

Langkah ke-4 : Forecast
Langkah ini memuat secara detail penjualan yang direncanakan bulan per bulan serta follow up dari perencanaan. Normalnya, rencana ini memuat pendapatan per produk, per wilayah, per channel, serta penanggung jawab masing-masing.

Langkah ke-5 : Penentuan budget
Langkah ini memuat secara detail biaya-biaya yang dikeluarkan bulan per bulan serta follow up dari perencanaan. Normalnya, rencana ini memuat program/ taktik pemasaran secara spesifik, siapa penanggung jawab, serta berbagai elemen kegiatan.

Hal yang sering menyulitkan para marketer menyusun marketing plan adalah kurangnya informasi misalnya perilaku pelanggan, siapa pelanggannya. Atau tentang kompetitor, siapa saja mereka, apa kegiatan-kegiatan mereka. Bahkan untuk memotret penjualan perusahaan saja, terkadang data-datanya sulit diperoleh. Kalaupun ada, data-datanya merupakan data yang sangat mentah yang mengharuskan marketer menghabiskan banyak energi dan waktu untuk mengolahnya lebih lanjut.

Karena kurangnya informasi, maka penyusunan Marketing Plan sering hanya dengan menggunakan feeling. Oleh karena itu, agar Marketing Plan tersebut dapat lebih dipertanggungjawabkan, seyogyanya Anda melakukan riset tentang informasi–informasi yang akan dibutuhkan untuk menyusun Marketing Plan.

Selamat bekerja dalam menyusun Marketing Plan

20 comments:

Dea said...

Selamat Pagi Pak Saputra..

teori yg bapak berikan cukup memberikan gambaran.. tetapi utk mempermudah dlm aplikasinya dapatkah bapak memberikan contoh marketing plan berdasarkan teori yg telah bapak jelaskan melalui email saya (beauty_sweety_dea@yahoo.com ? Terima kasih..

anya said...

saya juga mau dunk, biar lebih mudah mengaplikasikannya, kirim dunk ke email saya anya4everlove@yahoo.com

fadil said...

saya juga mau pak saputra dikirim contoh marketing plan ke email saya mf_screen@ymail.com
thanks

Kang Wiryo said...

Aku juga mau pa, boleh dikirim ke wiryodisoerdjo@gmail.com

africo gutawa said...

saya juga mau pak saputra dikirim contoh marketing plan ke email aku , makasih pak ag.gutha@yahoo.com

windy said...

saya jg mau ya, pak dikirim contoh marketing plan,,,e-mail saya ndy.gitulho@gmail.com....mksh...

Anonymous said...

sy juga tertarik mempelajari hal ini bllh kirim ke saya juga pak?
vw_kodok@yahoo.com

Anonymous said...

saya juga mau dong pak lagi belajar buat marketing plan
ach.wahyudin@yahoo.com

Anonymous said...

saya juga mau dong pak, saya sedang belajar mengenai marketing. hurisematawayang@gmail.com

Anonymous said...

Saya juga mau, pak saputra. Bisa tolong kirimin contoh marketing plannya ke email saya?? makasih pak. tasrifkusuma@gmail.com

Anonymous said...

waaah..Pak...saya sangat berterima kasih kalau bapak berkenan juga mengirimkan contoh-contoh nya. email saya fajdaud@gmail.com

Hennery Sitohang said...

Dear Pak Saputra,

Please kindly send me the example? How to make a marketing plan for museum in order to grab the market local or international?
My email is hennery.sitohang@yahoo.com.

Thank you and best regards'

Hennery Sitohang

irhamullah said...

please... saya juga pak... tolng krim contohnya ke email saya ianpanrita@gmail.com
help me please pak.... hiks..hiks..

Aryo Asa said...

Thanks for your kindness Mr. Saputra

Mohon contoh marketing plan dikirim juga ke email saya: aryoasa@gmail.com

Help me please...

Thank you and best regards

Aryo Asa

agus said...

salam sukses pak Saputra

saya sangat berterima kasih apabila bapak berkenan untuk dapat mengirimkan contoh marketing plan kepada saya beralamat email : sugeng.st@gmail.com

Anonymous said...

salam hangat pak saputra
kalau berkenan tolong dishare ke saya juga contoh marketing plan-nya, ke husni_mr@yahoo.com

terus belajar

Aji Putra said...

Terima kasih pak informasinya. Saya juga tertarik dengan contoh marketing plan yang bapak buat, bisa tolong kirimkan ke adjipratama@gmail.com pak terima kasih.

Oiya apakah marketing plan itu sama dengan strategic plan? saya baru belajar banget nih pak. terima kasih pencerahannya

Visualisater said...

Waw, thanks banget atas ilmunya Pak..

Oh iya, mau nanya, btw kalau online marketing plan, ada tambahan lain ndak ya Pak?

Krissantono Manalu said...

terima kasih pak buat informasinya. saya tertatik sekali dengan contoh marketing plan yang bapak buat, boleh kah saya dikirimkan ke email saya pak, krisantonomanalu@gmail.com
terima kasih pak

Steve Mulyono said...

terima kasih atas infonya pak, bila memungkinkan saya ingin sekali melihat contoh dari marketing plan yang bapak buat. Terima kasih.
steve.mulyono@hotmail.com

Post a Comment